Strategi bermain Sepak Bola

Saat bermain sepakbola, kita harus tahu terlebih dahulu pola permainan atau strategi apa yang akan diterapkan dalam bermain. Pada sepakbola kita biasa mengenal dengan berbagai pola, seperti:
~ Pola / formasi:
• menyerang/attack (4-3-3)


– dengan menempatkan 3 striker sejajar di lini depan akan semakin kuat daya serang dalam bermain. Pola ini bisa sangat berbahaya dan cocok jika diterapkan oleh suatu tim dengan permainan kolektivitas dan skill individu yang bagus. Lini tengah dituntut harus dapat membagi dan mensuplai bola untuk lini depan, jika playmaker tidak dapat bekerja maka strategi ini tidak akan berjalan atau gagal. Contoh tim: Barcelona.
– Strategi ini bisa dikembangkan menjadi:
4-3-1-2 : dengan mengubah posisi CMF (center mildif) menjadi SS (second striker)/striker lubang.

• bertahan/defence (3-5-2)
– 3 bek murni, didukung 5 gelandang di lini tengah membuat pola ini berkarakter bertahan. Ini dimaksudkan agar tim tersebut dapat menguasai lini tengah, semakin kuat lini tengah maka permainan akan semakin hidup. Strategi ini sangat tidak cocok jika dimainkan dalam sepakbola era modern. Contoh tim: 70% tim dalam persepakbolaan Indonesia (dibawah PSSI) menggunakan pola ini.

• seimbang/balance (4-4-2)
– Pola ini sangat cocok diterapkan dalam sepakbola modern. Ini memungkinkan suatu tim dapat menyerang dan bertahan sama baik. Semakin baik koordinasi lini tengah, permainan akan semakin kuat dan serangan lewat sayap biasanya sangat efektif.
– Strategi ini bisa dikembangkan menjadi:
4-3-2-1: biasa disebut dengan formasi cemara. Yaitu dengan menempatkan seorang striker murni sebagai perusak pertahanan lawan, dan 2 Second Striker sebagai pencetak gol.

~ Strategi yang sering dipakai:
• Counter attack (serangan balik)
Saat melakukan serangan balik, setiap pemain gelandang dan striker harus berkonsentrasi penuh dan memanfaat peluang semaksimal mungkin dengan tidak melakukan kesalahan sekecil apapun. Kunci keberhasilah strategi ini: kecepatan, konsentrasi, dan koordinasi.
• Serangan lewat sayap
Cara ini sering dilakukan bila penyerangan lewat tengah tidak bisa menembus pertahanan lawan. Serangan lewat sayap dilakukan dengan overlaping pemain sayap dari sisi kanan/kiri lapangan dan sangat efektif jika langsung melakukan crossing. Kunci keberhasilan: umpan akurat, striker jago dalam heading.
• Umpan-umpan pendek & cepat
Strategi ini sangat bagus untuk menguasai lini tengah dan ball possition. Akan berjalan maksimal jika didukung pemain dengan skill melindungi dan menjaga bola yang baik. Jika hanya melakukan passing yang asal-asalan dan baru 2 atau 3 sentuhan sudah kehilangan bola, maka bola tidak akan sampai ke lini depan. Semakin banyak pemain yang memegang bola akan semakin bagus. Dibutuhkan playmaker yang mampu membagi bola dengan baik dan dapat membaca permainan. Kunci keberhasilan: skill, kecepatan, dan rasa saling percaya.

Published in: on March 3, 2011 at 4:32 am  Comments (1)  
Tags:
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.